Beberapa menit setiba ku di sarang para lelaki teman motor ku di Bandung, beberapa websites telah aku buka, beberapa halaman chat aku lampaui…tiba-tiba, mereka berkeluh kesah untuk pindah posisi ke sarang hang out kami seperti biasa, Oh Lala.
Tentu berkendaralah kami dengan tunggangan masing-masing. Ada empat tunggangan ketika itu, Supra X 2002, Supra Fit 2000, Revo 2008, dan Tiger 2007. Hanya satu-satunya aku, perempuan, yang menunggangi benda mobile bermesin tunggal itu. Kami bercanda sepanjang jalan, saling mengumbar lelucon kering kerontang yang biasanya menjadi bahan cibiran penunggang kendaraan lainnya.
Si penunggang Tiger tiba-tiba menyeletuk, “woi…ko yang cowo malah rapet kakinya, dan yang cewe malah melebar…hahaha pa ga ketuker?” Keempat penunggang itu pun saling bersahutan ditengah gelapnya jalan sekitar Tempat Peristirahatan Para Binatang di Bandung. Si perempuan penunggang Supra X menyahut, “hehehe….biar imbang aja jalannya khan enak kakinya bisa kemana aja…”, sedang si penunggang Revo membalas sahutan dengan semakin merapatkan kakinya dan berkata, “nih kalo cewe caranya gini naek motor,” seraya menumpangkan kakinya kearah kanan sambil berdadah tangan ala Miss Universe. Tidak mau ketinggalan, sang Penunggang Supra Fit membalas, “ihhh…kalian tuh yah normal aja napa pake motor…” (hahaha seraya meliuk-liukan motornya yang malah menjadi lebih lebay.
Wah malam yang indah, bersama para lelaki berpenuggang itu. it’s free to be me. (Bon Bin - 9/06/08)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar